Cookie Consent by Official Cookie Consent 2023 | FISIKA
Rabu, 26 Juli 2023
no image

Ketahuilah ! Definisi baru 1 kilogram setelah 1 abad

 

Ketahuilah ! Definisi baru 1 kilogram

Dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi, pengukuran adalah elemen kritis yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Untuk mengukur suatu besaran, seperti massa, waktu, panjang, dan lainnya, diperlukan standar yang konsisten dan dapat diandalkan. Salah satu standar yang paling fundamental adalah kilogram, satuan dasar untuk mengukur massa. Namun, seiring berkembangnya pengetahuan dan teknologi, ilmuwan menyadari adanya ketidaksesuaian dalam definisi kilogram berdasarkan standar fisik yang digunakan sebelumnya. Inilah saatnya untuk memperkenalkan definisi baru satu kilogram yang lebih presisi dan konsisten.   

Kilogram Sebagai Satuan Dasar   

Sebelum membahas tentang definisi baru satu kilogram, mari kita lihat sekilas sejarahnya. Dalam Sistem Internasional( SI), kilogram telah lama digunakan sebagai satuan dasar untuk mengukur massa. Sejak tahun 1889, satu kilogram telah didefinisikan berdasarkan standar fisik yang dikenal sebagai" Kilogram Internasional" atau" Le Grand K" sebuah prototipe dari platinum- iridium yang disimpan di Kantor Internasional untuk Ukuran dan Bobot di Sèvres, Prancis.  

Kilogram Internasional memberikan referensi fisik untuk satuan massa, namun, lama kelamaan, ilmuwan mulai menyadari bahwa prototipe ini mengalami perubahan massa seiring waktu dan penggunaannya. Meskipun perubahan ini sangat kecil, namun secara konseptual, itu menimbulkan masalah dalam mendefinisikan satu kilogram yang harusnya menjadi konstanta universal.   

Revolusi Metrologi Redefinisi Kilogram   

Untuk mengatasi ketidaksesuaian dalam definisi satu kilogram, ilmuwan telah lama mencari cara untuk menyandarkan satuan massa pada konstanta alam yang tidak berubah. Inilah yang dikenal sebagai" redefinisi kilogram."   

Pada 20 Mei 2019, revolusi metrologi terjadi ketika Konferensi Umum tentang Berat dan Ukuran( CGPM) memutuskan untuk meredefinisikan satuan kilogram berdasarkan konstanta alam. Konstanta alam yang dipilih adalah" Konstanta Planck"( disingkat dengan" h")- konstanta mendasar dalam fisika yang berhubungan dengan mekanika kuantum. Definisi baru ini memberikan fondasi yang lebih kuat dan konsisten untuk satu kilogram.   

Ketahuilah ! Definisi baru 1 kilogram

Definisi Baru Satu Kilogram   

Dengan adopsi definisi baru pada tahun 2019, satu kilogram sekarang didefinisikan sebagai" besaran yang besarnya sama dengan massa kelompok partikel tertentu dengan energi leluasa6.62607015 x 10- 34 joule per detik."   

Konstanta Planck( h) adalah konstanta alam yang tidak berubah, yang memberikan kestabilan pada definisi kilogram. Dengan demikian, definisi baru ini memberikan keuntungan signifikan dalam konsistensi dan akurasi pengukuran massa, tidak lagi bergantung pada prototipe fisik yang dapat berubah seiring waktu.   

Dampak dan Implikasi   

Redefinisi satu kilogram memberikan kontribusi besar dalam dunia metrologi dan ilmu pengetahuan secara keseluruhan. Dengan memiliki definisi yang lebih presisi dan konsisten, pengukuran massa sekarang lebih dapat diandalkan dalam berbagai aplikasi, termasuk dalam ilmu pengetahuan, teknologi, perdagangan internasional, dan industri.   

Selain itu, definisi berbasis konstanta alam memungkinkan berbagai negara dan lembaga di seluruh dunia untuk mencapai konsistensi dalam sistem pengukuran mereka. Hal ini membuka jalan untuk kolaborasi global yang lebih erat dalam penelitian ilmiah dan memungkinkan kemajuan teknologi yang lebih cepat.   

Kesimpulan   

Definisi baru satu kilogram yang didasarkan pada Konstanta Planck( h) adalah tonggak penting dalam dunia metrologi. Ini menandai pergeseran dari penggunaan prototipe fisik yang rentan terhadap perubahan menjadi definisi yang lebih stabil dan universal. Perubahan ini memberikan keuntungan jangka panjang bagi dunia ilmu pengetahuan, teknologi, dan masyarakat secara keseluruhan, memungkinkan pengukuran massa yang lebih presisi dan dapat diandalkan. Sebagai bagian dari evolusi ilmu pengetahuan, redefinisi kilogram menunjukkan komitmen kita untuk terus meningkatkan keakuratan dan pemahaman kita tentang alam semesta.

Selasa, 10 Januari 2023
Praktikum Hukum Coulomb menggunakan Phet  (Virtual)

Praktikum Hukum Coulomb menggunakan Phet (Virtual)

Praktikum Hukum Coulomb


  1. Tujuan Percobaan
  2. Menyelidiki hubungan antara gaya Coulomb dengan besar muatan dan jarak antar muatan

  3. Rumusan Masalah
    1. Bagaimana pengaruh besar muatan dengan gaya Coulomb?
    2. Bagaimana pengaruh jarak antar muatan dengan gaya Coulomb?
  4. Studi Literasi
  5. Dalam rangka untuk menjawab rumusan masalah yang telah dibuat, maka pelajarilah materi terkait dengan hukum Coulomb, kemudian buatlah hipotesis (jawaban sementara) dari rumusan masalah yang telah dikemukakan di atas.




  6. Variabel
    1. Variabel Bebas : merupakan variabel yang berubah – ubah
    2. Praktikum 1




      Praktikum 2




    3. Variabel Terikan : merupakan variabel yang diukur.
    4. Praktikum 1




      Praktikum 2




    5. Variabel Kontrol : merupakan variabel yang dijaga tetap
    6. Praktikum 1




      Praktikum 2




  7. Alat dan Bahan
  8. • Laptop
    • Penggaris
    • Pensil
    • Kertas milimeterblock
  9. Langkah Percobaan
    1. Membuka situs “https://phet.colorado.edu/sims/html/coulombs-law/latest/coulombs-law_en.html”.
    2. Sehingga muncul tampilan seperti berikut
      Praktikum Hukum Coulomb menggunakan Phet  (Virtual)

    3. Memilih Macro Scale. Maka akan tampak gambar seperti ini
    4. Praktikum Hukum Coulomb menggunakan Phet  (Virtual)


      keterangan:

      1. Tools untuk mengubah besar muatan
      2. Tools untuk menampilkan besar gaya (beri tanda centang)
        (scientific values tidak dicentang)
      3. Jarak kedua muatan dihitung dari pusat muatan

      Praktikum 1

      1. Menentukan besar kedua muatan (q1
      2. = + 2μC, q2 = + 10μC) dan jarak (r = 2cm) dan tulis pada tabel 1 sebagai data ke 1
      3. Mengubah besar muatan pertama (q1) dengan cara menggeser tombol pada kotak nomor 1 di atas (seperti pada tabel 1)
      4. Mencatat besar gaya pada muatan 1 (F12) dan gaya pada muatan 2 (F21) serta arah gayanya pada tabel 1.
      Praktikum 2
      1. Menentukan nilai kedua muatan (q1 = - 8μC, q2 = + 10μC) dan jarak (r = 2cm) ditulis sebagai data ke 1 pada tabel 2
      2. Mengubah jarak kedua muatan dengan cara menggeser muatan ke kiri atau ke kanan (seperti pada tabel 2)
      3. Mencatat besar gaya pada muatan 1 (F12) dan gaya pada muatan 2 (F21) serta arah gayanya pada tabel 2.
      Catatan:
      Geser penggaris tepat di tengah muatan agar hasil pengukuran jaraknya lebih teliti.
  10. Data Percobaan
  11. Praktikum Hukum Coulomb menggunakan Phet  (Virtual)

    Praktikum Hukum Coulomb menggunakan Phet  (Virtual)
  1. Analisis Data
    1. Berdasarkan data pada tabel 1, gambarkan grafik hubungan antara besar muatan 1 (q1) dengan besar gaya Coulomb pada kertas milimeterblock!



    2. Bagaimana bentuk grafik yang terbentuk?



    3. Berdasarkan grafik yang telah kamu buat, deskripsikan hubungan antara besar muatan dengan besar gaya Coulomb!



    4. Berdasarkan data pada tabel 2, buatlah grafik hubungan antara r2 dengan besar gaya Coulomb !



    5. Berdasarkan grafik yang terbentuk, deskripsikan hubungan antara kuadrat jarak antar muatan dengan besar gaya coulomb!



    6. Bagaimanakah pengaruh jenis muatan terhadap gaya Coulomb?



    7. Adakah keterkaitan antara besar gaya coulomb dengan anak panah pada tabel 1 dan tabel 2? Jika ada berikan penjelasannya!



    8. Berikan penjelasan terkait dengan besar gaya F12 dan F21 !



    9. Jelaskan dua cara yang dapat dilakukan untuk memperbesar gaya Coulomb antara dua muatan listrik yang terpisah pada jarak tertentu!



  2. Kesimpulan
  3. Buat kesimpulan dari kegiatan yang telah kamu lakukan !






Get new posts by email:
Mode Malam